
Apa itu Ruam Kulit?
Ruam kulit adalah perubahan wujud pada tekstur atau warna kulit yang disebabkan oleh peradangan. Ruam pada kulit umumnya ditandai dengan kulit yang terlihat kering dan terasa gatal. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja dan biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, pada kondisi yang cukup parah, perlu dilakukan konsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan diagnosis penyakit dan penanganan yang lebih efektif.
Pada bayi, ruam kulit biasanya ditandai dengan kulit yang terasa gatal dan berwarna kemerahan yang terlihat di area popok atau munculnya kerak di kepala bayi (cradle cap). Kondisi ini sering kali diakibatkan oleh dermatitis atopik atau infeksi virus. Sedangkan pada orang dewasa, ruam pada kulit bisa terjadi karena dermatitis kontak alergi atau iritan.
Penyebab Ruam Kulit
Ruam kulit adalah kondisi yang bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor, mulai dari keringat, infeksi, gigitan serangga, hingga efek samping obat-obatan tertentu. Berikut penjelasannya.
1. Keringat
Ruam kemerahan yang biasanya berbentuk bercak pada kulit bisa disebabkan oleh keringat. Kondisi ini dinamakan cholinergic urticaria yang merupakan reaksi kulit terhadap pelepasan senyawa histamin ketika terjadi peningkatan suhu tubuh. Reaksi tersebut biasanya muncul setelah seseorang berolahraga, beraktivitas saat cuaca panas, merasa cemas, atau merasa takut.
2. Infeksi
Salah satu penyebab ruam kulit yang cukup umum adalah infeksi bakteri, virus, atau jamur. Kondisi ini biasanya akan menyebabkan perubahan pada warna dan tekstur kulit, disertai dengan rasa gatal pada area kulit yang berwarna kemerahan.
3. Kurap
Salah satu kondisi yang bisa menyebabkan ruam pada kulit adalah kurap. Ruam akibat kurap akan terasa gatal, berbentuk seperti cincin dan bersisik di tengahnya. Perlu diketahui, kurap adalah jenis penyakit kulit menular. Oleh karena itu, hindari kontak langsung atau berbagi pemakaian barang pribadi dengan penderita kurap
4. Kudis
Kudis (scabies) dapat menimbulkan gejala ruam kulit akibat gigitan tungau dan membuat kulit terasa gatal. Ruam yang diakibatkan oleh gigitan kutu ini biasanya berbentuk bercak yang bergelombang. Penularan kudis dapat terjadi karena perpindahan tungau dari penderita kudis ke orang lain melalui kontak kulit secara langsung.
5. Selulitis
Adapun salah satu penyebab ruam kulit yang cukup banyak ditemui adalah selulitis. Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya bercak kemerahan dan pembengkakan pada area kulit tertentu, terutama pada seseorang dengan luka terbuka dan penderita diabetes. Ruam akibat selulitis terasa sakit ketika disentuh dan dapat menyebar ke area tubuh lainnya.
6. Dermatitis Kontak
Dermatitis kontak adalah jenis dermatitis yang terjadi ketika tubuh bereaksi terhadap zat alergen atau iritan dan menimbulkan munculnya ruam kulit. Zat-zat pemicu alergi tersebut biasanya dapat ditemukan pada sabun, pembersih lantai, deterjen, atau parfum.
7. Eksim
Eksim adalah gangguan kulit yang berkaitan dengan faktor genetik di mana ruam kulit sering kali ditemukan pada bayi selama masa pertumbuhan dan perkembangannya. Kondisi ini biasanya dapat membaik dengan sendirinya, namun dapat kambuh secara berkala karena belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit ini sepenuhnya. Di samping faktor genetik, eksim juga biasanya ditemui pada penderita asma.
8. Biduran
Penyakit kulit ini ditandai dengan munculnya bercak merah yang terasa gatal. Biduran merupakan reaksi alergi dan bisa muncul di bagian tubuh mana saja. Biduran biasanya muncul di satu area tubuh, lalu menyebar ke area lainnya dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda.
9. Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit kulit yang ditandai dengan tekstur kulit yang menebal dan bersisik. Pada kondisi ini, ruam biasanya ditemukan pada bagian tubuh tertentu, seperti kulit kepala, siku, punggung bawah, lutut, dan kemaluan.
Adapun psoriasis disebabkan oleh kelainan autoimun tubuh yang secara keliru menyerang sel-sel kulit sehat. Psoriasis sendiri bukan merupakan penyakit menular, sehingga kontak langsung dengan penderitanya bukanlah hal yang berbahaya.
10. Efek Samping Pengobatan Tertentu
Ruam atau bercak merah pada kulit juga bisa muncul akibat efek samping atau reaksi alergi dari obat-obatan tertentu. Misalnya, penggunaan antibiotik tertentu dapat membuat kulit seseorang menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari, yang biasanya menyebabkan sensasi terbakar pada kulit.
Selain beberapa penyebab ruam kulit di atas, kondisi-kondisi medis berikut juga dapat menimbulkan ruam kulit, terutama pada kulit anak-anak, yaitu:
Gejala Ruam Kulit
Sebelum ruam pada kulit muncul, terdapat gejala-gejala awal pada kulit yang biasanya dialami oleh penderitanya, seperti:
Cara Mengobati Ruam Kulit
Pengobatan untuk ruam kulit disesuaikan dengan faktor penyebabnya. Biasanya dibutuhkan waktu hingga beberapa minggu sampai ruam kulit bisa sembuh sepenuhnya. Adapun beberapa cara mengatasi ruam pada kulit adalah sebagai berikut:
Berikut adalah informasi terkait ruam kulit yang perlu Anda ketahui. Jika Anda mengalami gejala serupa, kami sarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter di RSU Wajak Husada.
Nikmati layanan pendaftaran online lebih mudah langsung mendapat nomor antrian poli via whatsapp melalui nomor berikut wa.me/6282334145073.
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Inneke Yulian, Sp.KK
Terakhir diubah: 21 Nov, 2023 10:32

