Sering Nyeri Saat Buang Air Kecil? Waspadai Infeksi Saluran Kemih yang Bisa Menyerang Siapa Saja
Rasa nyeri atau perih saat buang air kecil sering kali dianggap sepele. Padahal, keluhan tersebut bisa menjadi tanda Infeksi Saluran Kemih (ISK), yaitu kondisi ketika organ pada sistem kemih seperti ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra mengalami infeksi. Sistem kemih sendiri memiliki fungsi penting dalam menyaring zat sisa dari darah dan mengeluarkannya dalam bentuk urine. Jika terjadi infeksi, proses tersebut dapat terganggu dan menimbulkan berbagai keluhan kesehatan.
Apa Itu Infeksi Saluran Kemih (ISK)?
Infeksi saluran kemih merupakan gangguan kesehatan yang terjadi akibat infeksi pada organ sistem kemih. Organ yang paling sering terkena adalah kandung kemih dan uretra. Secara normal, ginjal menyaring zat sisa dari darah yang kemudian dikeluarkan dalam bentuk urine. Urine mengalir dari ginjal melalui ureter menuju kandung kemih untuk ditampung sementara sebelum akhirnya dikeluarkan melalui uretra.
Ketika terjadi infeksi pada saluran kemih, proses tersebut dapat terganggu. Akibatnya, seseorang dapat mengalami kesulitan atau rasa tidak nyaman saat buang air kecil.
Jenis Infeksi Saluran Kemih
Berdasarkan lokasi infeksi, ISK terbagi menjadi dua jenis:
1. Infeksi Saluran Kemih Atas
Infeksi ini terjadi pada organ sebelum kandung kemih, yaitu ginjal (pielonefritis) dan ureter (ureteritis). Jenis ini umumnya lebih serius karena dapat memengaruhi fungsi ginjal.
2. Infeksi Saluran Kemih Bawah
Infeksi terjadi pada kandung kemih (sistitis) dan uretra (uretritis). Jenis ini merupakan yang paling sering dialami masyarakat.
Penyebab Infeksi Saluran Kemih
ISK umumnya disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam saluran kemih melalui uretra. Bakteri yang paling sering menjadi penyebab adalah Escherichia coli (E. coli). Selain itu, bakteri lain seperti Klebsiella, Pseudomonas, dan Staphylococcus saprophyticus juga dapat menyebabkan infeksi.
Bakteri tersebut dapat berkembang di kandung kemih dan menyebar ke organ lain jika tidak segera ditangani. Selain infeksi bakteri, kondisi lain seperti batu ginjal atau gangguan pada saluran kemih juga dapat meningkatkan risiko terjadinya ISK.
Gejala Infeksi Saluran Kemih
Beberapa gejala yang sering muncul pada infeksi saluran kemih antara lain:
Nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil
Frekuensi buang air kecil meningkat
Urine keruh atau bercampur darah
Urine berbau menyengat
Nyeri pada perut bagian bawah atau punggung
Demam dan menggigil
Tubuh terasa lelah
Jika infeksi semakin berat, gejala dapat disertai demam tinggi dan nyeri pada area pinggang.
Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih
ISK lebih sering terjadi pada wanita karena uretra yang lebih pendek dibandingkan pria sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih. Namun, kondisi ini juga dapat dialami oleh siapa saja. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko ISK antara lain:
Menopause
Aktivitas seksual
Kelainan pada saluran kemih
Sistem kekebalan tubuh yang lemah
Penggunaan kateter
Adanya penyumbatan pada saluran kemih
Diagnosis Infeksi Saluran Kemih
Untuk memastikan diagnosis, dokter akan melakukan wawancara medis mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien. Selanjutnya, beberapa pemeriksaan dapat dilakukan, seperti:
Urinalisis, untuk mendeteksi sel darah atau bakteri dalam urine
Kultur urine, untuk mengetahui jenis bakteri penyebab infeksi
Pemeriksaan pencitraan seperti USG atau CT scan untuk melihat kondisi saluran kemih
Sistoskopi, yaitu pemeriksaan menggunakan alat khusus untuk melihat bagian dalam kandung kemih
Pengobatan Infeksi Saluran Kemih
Pengobatan ISK umumnya dilakukan dengan pemberian antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Penting bagi pasien untuk mengonsumsi antibiotik sesuai anjuran dokter hingga habis agar infeksi tidak kambuh dan mencegah resistensi antibiotik.
Selain itu, pasien juga dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih agar membantu proses pembuangan bakteri melalui urine. Jika muncul demam atau nyeri, dokter dapat memberikan obat pereda nyeri dan penurun demam.
Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih
Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi risiko ISK, antara lain :
Minum air putih sekitar 2 liter per hari
Tidak menahan buang air kecil
Menjaga kebersihan area intim
Menghindari penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat
Jika Anda mengalami keluhan seperti nyeri saat buang air kecil, urine berbau menyengat, atau sering buang air kecil, segera konsultasikan dengan dokter di RSU Wajak Husada. Tenaga medis profesional akan membantu melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Nikmati layanan pendaftaran online lebih mudah langsung mendapat nomor antrian poli via whatsapp melalui nomor berikut wa.me/6282334145073
Informasi Layanan RSU Wajak Husada
☎️ 0341 8221030
📞 wa.me/6281230733939
📍Jl. Raya Kidangbang No.02, RT.16/RW.05, Kidangbang, Wajak, Malang
🔎https://www.rsuwajakhusada.com/
Social Media Kami
Tiktok : rsu_wajakhusada1
Facebook : RSU Wajak Husada
Instagram : rsuwajakhusada
Youtube : RSU Wajak Husada
Ramah, Berkualitas, Bersahabat
www.rsuwajakhusada.com
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Dio Mafazi Fabrianta, Sp.U
Terakhir diubah: 09 Mar, 2026 10:46