Apa sih perbedaan antara baby blues dan depresi postpartum?
Halo sobat sehat sekalian
Sering terjadi di masyarakat dengan adanya baby blues banyak yang mengartikan kalau mereka terkena baby blues padahal ada beberapa perbedaan baby blues dan Postpartum depresion yuk simak selengkapnya agar tidak salah mengartikan.
Gejolak perasaan sering kali muncul pada ibu usai melahirkan. Kondisi ini umumnya dikategorikan sebagai baby blues. Namun faktanya, satu dari tujuh ibu baru mengalami depresi postpartum yang memiliki gejala serupa dengan baby blues. Lantas, apa sih perbedaan antara baby blues dan depresi postpartum?
Baby Blues, syndrome terjadi setelah melahirkan akibat berbagai perubahan pada fisik dan psikis ibu. Kehadiran bayi bisa membuat ibu merasa bingung dan khawatir terkait cara merawat bayi dengan baik. Baby blues bertahan paling lama dua, hingga tiga minggu.
Menurut data penelitian, sekitar 80 persen ibu yang baru memiliki anak mengalami baby blues sampai tingkat tertentu. Untungnya kondisi ini tidak bertahan selama beberapa bulan. Di samping itu, baby blues juga tidak membuat seorang ibu merasa sedih, tidak berharga, tidak berdaya, putus asa, dan tidak dapat merasakan kegembiraan apa pun.
Lalu, apa bedanya dengan postpartum depression?
Baby blues bukanlah postpartum depression atau depresi pascapersalinan. Sayangnya, tak sedikit orang yang keliru untuk membedakan kedua kondisi ini. Alasannya, garis atau batas baby blues dan postpartum depression tidak jelas, karena begitu banyak perubahan yang terjadi pada kondisi psikis ibu.
Hal yang perlu diingat, baby blues merupakan kondisi yang bisa diatasi setelah beberapa waktu. Bagaimana caranya? Tentunya dengan dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat. Ibu bisa berbagi cerita atau perasaan dan kegelisahannya pada orang yang dipercaya. Di samping itu, berilah waktu pada diri untuk beradaptasi dengan rutinitas baru yang harus dijalani, hingga terbiasa menyesuaikan diri dengan baik.
Perbedaan yang paling penting terlihat baby blues dengan postpartum depression adalah gangguan baby blues terjadi hanya sementara. Maka dari itu, ibu harus tahu tentang berapa lama masalah ini dapat bertahan dan gejala apa saja yang dapat timbul. Berikut ini penjelasannya:
Beberapa wanita hanya mengalami postpartum blues selama beberapa hari setelah melahirkan.
Gejala yang timbul dapat memuncak sekitar empat atau lima hari pasca melahirkan.
Wanita yang mengalami gangguan ini dapat bertahan hingga dua minggu setelahnya.
Jika gejala dari masalah ini terjadi lebih dari dua minggu, mungkin saja menjadi pertanda jika sudah mengalami postpartum depression. Pemeriksaan dini sangat perlu dilakukan untuk pencegahan dini agar kesehatan mental sang ibu tetap terjaga. Jika demikian sobat sehat bisa konsultasi ke Dokter Spesialis Kejiwaan di RSU Wajak Husada ya !
Jadwal Poli Spesialis Kejiwaan (psikiatri)
dr. Aziza Matinu Karima, Sp.KJ
⏰Hari Selasa , Pukul 16.00 -18.00 WIB
Nikmati pendaftaran Online melalui link berikut https://linktr.ee/rsuwajakhusada
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Aziza Matinu Karima, Sp.KJ
Terakhir diubah: 20 Dec, 2022 14:29