Bahaya menahan kencing bisa menyebabkan Inkontinensia Urin
Karena kondisi yang kurang
nyaman, sebagian orang kerap memilih untuk menahan kencing daripada mencari
toilet. Padahal, kondisi ini dapat mendatangkan bahaya pada saluran urine. Dari
infeksi hingga inkontinensia urine dapat disebabkan karena menahan kencing.
Kandung kemih adalah tempat
penampungan urine yang sudah siap untuk dibuang oleh tubuh. Kandung kemih
bersifat elastis, sehingga dapat menampung antara 400 hingga 500 mililiter
urine. Jika kandung kemih telah penuh biasanya akan ada tekanan yang membuat anda
ingin buang air kecil.
Dengan sifat kandung kemih
yang elastis, sebenarnya tidak terlalu berbahaya saat Anda menahan untuk buang
air kecil, apalagi di situasi-situasi tertentu yang mengharuskan Anda untuk
menahan kencing. Namun, hal tersebut tentu tidak boleh dilakukan secara sering
ataupun berulang, karena terlalu lama menahan kencing dapat menyebabkan otot
kandung kemih Anda melemah.
Bukan hanya itu, masalah
lain pun bisa bermunculan saat Anda terlalu sering menahannya, bahkan bisa
menimbulkan gejala penyakit urologi.
Berikut ini, bahaya-bahaya
yang disebabkan karena menahan urine, dilansir dari Times of India pada (9/7):
Kram panggul
Orang yang sering
mengabaikan keinginan untuk buang air kecil mungkin merasakan sakit di kandung
kemih atau ginjal. Ketika seseorang akhirnya mencapai kamar mandi, buang air
kecil juga bisa terasa sakit. Otot-otot juga mungkin tetap sebagian mengepal
setelah urine dilepaskan sehingga dapat menyebabkan kram panggul.
Infeksi saluran kemih
Dalam beberapa kasus,
menahan kencing terlalu lama dapat menyebabkan bakteri berkembang biak. Hal ini
dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Banyak dokter menyarankan untuk
menghindarinya, terutama jika seseorang memiliki riwayat infeksi saluran kemih.
Orang yang tidak minum
cukup cairan lebih mungkin mengalami ISK karena kandung kemih tidak memberi
tahu tubuh untuk cukup sering buang air kecil. Hal ini dapat menyebabkan
bakteri menyebar melalui saluran kemih sehingga menyebabkan infeksi.
Kerusakan otot dasar
panggul & inkontinensia urine
Sering menahan air seni
dapat membahayakan otot-otot dasar panggul. Salah satu otot ini adalah sfingter
uretra, yang menjaga uretra tetap tertutup, untuk mencegah urine bocor keluar.
Merusak otot ini bisa menyebabkan inkontinensia urine. Melakukan latihan dasar
panggul seperti Kegel dapat membantu memperkuat otot-otot ini dan mencegah
kebocoran.
Batu ginjal
Menahan kencing dapat
menyebabkan batu ginjal terbentuk pada orang dengan riwayat kondisi tersebut,
atau orang yang memiliki kandungan mineral tinggi dalam urinenya. Hal ini
disebabkan, air kencing seringkali mengandung mineral, seperti asam urat dan
kalsium oksalat.
Jangan tunggu gangguan
kesehatan yang Anda alami hingga parah, segera konsultasikan dengan dokter yang
ahli di bidangnya. Untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis Urologi RSU
Wajak Husada.
Informasi lebih lanjut
mengenai pelayanan Rumah Sakit Umum Wajak Husada, dapat menghubungi 81259522677
telepon/SMS/WhatsApp. Pendaftaran pasien secara online dapat dilakukan dengan
menghubungi 0812 3073 3939 melalui telepon/SMS/WhatsApp.
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Terakhir diubah: 08 Feb, 2023 13:04