
Ada beberapa kondisi yang
memicu ASI tidak keluar setelah melahirkan. Hal tersebut dikarenakan banyak ibu
mengalami stres, kehilangan darah, bahkan masalah saat persalinan. Selain itu,
faktor kesehatan ibu sendiri menentukan sedikit banyak keluarnya ASI. Beberapa
kondisi tersebut terkait dengan hormon dalam tubuh ibu, seperti diabetes,
obesitas, riwayat PCOS, atau obat yang dikonsumsi.Meski banyak sekali masalah
muncul setelah persalinan yang membuat produksi ASI menurun, ibu tidak boleh
menyerah begitu saja mengingat ASI sangat penting di enam bulan pertama
kehidupan Si Kecil. Berikut ini beberapa cara memperlancar ASI agar asupan
untuk Si Kecil tercukupi:
Apa
saja penyebab ASI keluar sedikit dan tersumbat?
Tidak sedikit ibu yang
mengalami stres dan frustrasi karena ASI yang tidak lancer. Sobat sehat perlu
tahu penyebab ASI
1. Stimulasi yang buruk
Hal ini juga disebabkan
oleh berbagai faktor, seperti hormon ibu yang tidak seimbang, jaringan mulut
dan lidah bayi yang membuat melekat tidak sempurna.
2. Sugesti ibu jika ASI
mereka tidak cukup
Dikutip oleh International
Breastfeeding Journal, maksimal 75% ibu meyakini bahwa dirinya tidak mampu
mencukupi ASI. Dengan sugesti kepercayaan diri, ternyata ibu berhasil
menghasilkan ASI yang lebih banyak.
3. Terbiasa menyediakan
susu formula
Terkadang, ibu memberikan
susu formula sebagai pendamping alternatif ASI bagi bayi. Hal tersebut memicu
persediaan ASI menjadi sedikit, karena tidak sering dipompa dan dikeluarkan.
4. Kondisi kesehatan
Jumlah ASI dapat berkurang
karena kondisi kesehatan yang sudah diderita dari sebelum dan sesudah
melahirkan. Gangguan yang dapat membuat ASI tidak lancar adalah tekanan darah
tinggi, pendarahan pasca melahirkan, operasi payudara, ketidakseimbangan
tiroid, sampai sindrom PCOS.
Ini
tips cara melancarkan ASI yang tersumbat
1. Menyusui 8-16 kali
sehari
Faktanya, dalam 24 jam bayi
menyusu dalam 8-16 kali sehari. Untuk itu, ibu bisa merangsang kaki dan
membelai kepalanya saat posisi bayi sudah siap maupun belum untuk menerima ASI.
dengan sering memberi ASI setiap 2-3 jam, produksi ASI akan melimpah dan
terjaga hingga nanti.
2. Tetap menggunakan dua
payudara secara bergantian
Agar ASI tetap melimpah,
usahakan ibu menyusui bayi dengan memberdayakan kedua payudara di sisi kanan
dan kiri secara bergantian. Di setiap sisi, bayi menghisap dengan ritme cepat
ke lambat. Jika sudah mulai melambat, ibu bisa menggantikan posisi bayi ke sisi
payudara lain supaya ASI tetap keluar dengan lancar.
3. Memijat payudara sebelum
menyusui
Tujuan pijat payudara ini
agar produksi ASI menjadi lebih bernutrisi, tinggi lemak, membuat bayi lebih
kenyang dan cepat gemuk. ASI ini disebut dengan hindmilk.
Selain hindmilk yang
berwarna kekuningan, yuk cari tahu warna-warna pada ASI yang berkaitan dengan
kondisi kesehatan ibu.
4. Kontak langsung dari
kulit ke kulit
Saat ibu memberi ASI dengan
kontak langsung pada kulit bayi (Skin to skin), ibu melepaskan hormon oksitosin
dan prolaktin yang membuat produksi ASI menjadi melimpah.
5. Memompa ASI setelah
menyusui
Setelah menyusui bayi yang
langsung menyentuh kulitnya, ibu direkomendasikan untuk memompa kedua payudara
agar produksi ASI tetap banyak dan melimpah. Setelah bayi menyusu, meskipun ASI
tidak keluar, tetap yakinlah jika ASI akan tetap mengalir.
Apabila ASI benar-benar
tersumbat, disarankan untuk mencoba pompa setiap 2 jam dengan durasi tidak
lebih dari 20 menit. Gunakan pompa ASI yang berkualitas, dengan mode dan ukuran
pipa yang sesuai, ya!
6. Hindari penggunaan botol
dan dot pada bayi
Pastinya Sahabat MIKA yang
sedang aktif menyusui ingin bayi Anda tetap menghisap ASI langsung dari
payudara, bukan? Untuk itu, ibu perlu menghindari penggunaan botol dan dot saat
memberi minuman atau suplemen pendamping ASI. Ibu bisa langsung menggunakan
cangkir atau pipet, meskipun bayi masih berusia dibawah 2 minggu, supaya bayi
terbiasa untuk menyusui dengan kontak langsung payudara.
7. Jangan lupa untuk prioritaskan diri sendiri
Sebagai ibu menyusui yang
memprioritaskan segalanya untuk bayi, jangan lupa jika mereka juga butuh
nutrisi yang baik, mengkonsumsi air putih minimal 2L sehari, istirahat cukup,
melakukan aktivitas yang menyenangkan fisik dan jiwa ibu. Percayalah, ibu
senang dan happy, ASI pasti lancar!
8. Hindari diet ekstrim
Diet yang ekstrim dan
berlebihan justru menghambat ASI. Penuhi nutrisi baik, batasi makanan berlemak
dan manis, nantinya berat badan akan menyesuaikan untuk turun, kok!
9. Jauhi rokok dan alkohol
selama masa kehamilan
Selama hamil dan menikmati
momen menyusui, hindari dulu alkohol dan rokok untuk sementara waktu. Keduanya
dapat membuat ASI tidak lancar.
10. Pertimbangkan
penggunaan kontrasepsi hormonal
Kontrasepsi hormonal masih
tergolong aman untuk digunakan oleh ibu menyusui. Namun, kandungan hormon
estrogen di dalamnya menyebabkan ASI cepat kering dan tidak melimpah lagi.
Lebih lanjutnya,
konsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk penggunaan
kontrasepsi yang aman bagi ibu menyusui.
11. Konsumsi makanan
bernutrisi dan suplemen tambahan
Agar ASI tetap lancar, ibu
menyusui perlu memperhatikan asupan nutrisi bergizi seimbang. Makanan pelancar
ASI yang direkomendasikan seperti oatmeal, labu, kacang-kacangan, alpukat,
sayuran hijau, biji-bijian, dan makanan tinggi protein.
Jika perlu, ibu menyusui
dapat mengkonsumsi suplemen pendukung untuk memenuhi zat besi, kalsium,
protein, vitamin A, vitamin B6, vitamin B12, vitamin C, vitamin D, dan yodium
atas rekomendasi dokter kandungan.
berikut adalah tips cara melancarkan ASI agar
produksinya semakin melimpah, bayi tetap kuat dan sehat. Jangan lupa juga bagi
para ibu untuk menghindari stres. Maka dari itu, mereka tetap butuh dukungan
dari pasangan dan kerabat terdekat untuk mengelola emosinya.
Apabila Sobat sehat yang
sedang menyusui memiliki masalah terhadap suplai ASI, lebih lanjut
konsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan RSU Wajak Husada,
yuk!
informasi
Layanan RSU Wajak Husada
☎️ 0341 8221030
📞 wa.me/ 6281230733939
📍Jl. Raya Kidangbang
No.02, RT.16/RW.05, Kidangbang, Wajak, Malang
🔎https:/www.rsuwajakhusada.com/
-------------------------
Social
Media Kami
Tiktok
: rsu_wajakhusada1
Facebook
: RSU Wajak Husada
Instagram
: rsuwajakhusada
Youtube
: RSU Wajak Husada
Ramah,
Berkualitas, Bersahabat
www.rsuwajakhusada.com
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Dion Juniar Fitra, Sp.OG
Terakhir diubah: 22 Feb, 2023 12:23

