
Penyakit jantung koroner merupakan kelainan
yang disebabkan penyempitan atau penghambatan pembuluh arteri yang mengalirkan
darah ke otot jantung, bila penyempitan menjadi parah dapat terjadi serangan jantung.
Apa
Penyebab Penyakit Jantung Koroner ?
Penyempitan jantung koroner disebabkan oleh disebabkan penebalan dalam dinding
pembuluh darah yang disertai adanya plak.
Apa Itu Plak ? Plak merupakan campuran dari lemak,
kalsium, kolesterol dan produk buangan lainnya. Plak sulit dihilangkan sehingga
lebih baik untuk mencegahnya.
Dua
Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner yaitu Tidak dapat Diubah
dan Dapat Diubah :
Tidak
dapat Diubah :
1.
Umur
2. Jenis Kelamin
3. Keturunan / Ras
Tidak
dapat Diubah :
1.
Merokok
2. Dislipidemia
3. Hipertensi
4. Diabetes Melitus
5. Kurang Aktifitas Fisik
6. Overweight & Obesitas
7. Diet tidak sehat
8. Stress
9. Konsumsi Alkohol
Sebuah
penelitian baru-baru ini di presentasikan di American College of
Cardiology mendukung pola diet Mediterania (DASH) untuk pengurangan
risiko penyakit jantung koroner, lantas bagaimana Diet Untuk Penderita Penyakit Jantung Koroner Seperti:
1.
Memilih karbohidrat kompleks seperti nasi, jagung, ubi, singkong dsb
dibandingkan karbohidrat sederhana, seperti gula, permen, makanan manis dll.
2.
Membatasi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenuh berbentuk padat
pada suhu ruang, mampu meningkatkan kadar LDL tubuh.
3.
Makanan sumber omega-3 mempunyai sifat melindungi jantung. Protein nabati
(tahu, tempe kacang-kacangan) dan Omega-3 dapat menurunkan kadar kolesterol
buruk dan menaikkan kolesterol baik (HDL).
Yang perlu Sobat sehat Ingat dan waspadai Kolesterol berlebih
terdapat di daging sapi, kambing, terutama di organ dalam seperti otak, hati
jantung, usus, dan lambung (babat). Serta Batasi penggunaan garam bila ada
tekanan darah tinggi. Garam yang dianjurkan dalam 1 hari yaitu 1 sdt.
Dianjurkan
unutk memperbanyak konsumsi Serat karena mampu menurunkan kadar kolesterol.
Kolesterol akan langsung diikat dan dibuang melalui usus dan tidak terserap
tubuh
Rekomendasi
Gaya Hidup yang Baik
1.Rutin
memeriksa tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gulah darah
2.Mengurangi stress atau kelola stress
3.Berhenti merokok dan berhenti minum minuman beralkohol
4.Menurunkan berat badan bagi orang yang mengalami kegemukan dan tetap
mempertahankan BBI
5.Olahraga rutin dapat meningkatkan fungsi otot jantung setelah serangan
jantung. Beberapa olahraga untuk penderita penyakit jantung antara lain jalan
kaki, jogging, bersepeda, dan berenang. Jika sanggup lakukan 30 menit 5x.
Nikmati layanan pendaftaran Online Rawat Jalan melalui link berikut linktr.ee/rsuwajakhusada
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Kartika Siwi Proboretno, Sp. JP
Terakhir diubah: 03 Jun, 2023 15:01

