
“Keluarnya cairan dari vagina atau keputihan adalah hal yang normal dan umum dialami wanita. Meski begitu, keputihan dengan ciri-ciri yang tidak normal perlu diwaspadai karena bisa menjadi pertanda kanker serviks. Dengan mengenali keputihan yang menjadi gejala kanker serviks, kamu bisa mendeteksi penyakit tersebut lebih awal sehingga bisa lebih mudah untuk diobati.”
Keputihan adalah keluarnya cairan berwarna bening atau putih susu dari vagina. Hal itu adalah normal dan umum dialami oleh wanita. Faktanya, cairan tersebut berperan penting untuk menjaga kebersihan vagina dan membantu mencegah infeksi.
Meski begitu, kamu perlu berhati-hati terhadap keputihan dengan ciri-ciri yang berbeda dari biasanya. Sebab, keputihan yang tidak normal bisa menjadi gejala awal kanker serviks. Berikut ulasannya.
Keputihan yang Menjadi Tanda Kanker Serviks
Keputihan bisa muncul dalam jumlah, bau, dan warna yang bervariasi, tergantung pada waktu siklus menstruasi kamu. Misalnya, kamu akan cenderung memiliki keputihan yang banyak saat sedang ovulasi, menyusui, atau terangsang. Baunya pun juga bisa berbeda ketika kamu hamil atau kurang menjaga kebersihan pribadi. Sedangkan warna keputihan, biasanya berkisar dari bening hingga putih susu.
Namun, hati-hati bila warna, bau atau konsistensi keputihan berbeda dari biasanya. Apalagi bila kamu juga mengalami gatal atau terbakar pada vagina, karena kamu mungkin mengalami infeksi atau kondisi lain. Berbagai penyebab keputihan tidak normal, antara lain:
Keputihan yang tidak normal juga dapat menjadi gejala infeksi menular seksual (IMS) tertentu, seperti klamidia atau gonore. Infeksi tersebut dapat menyebar dan memengaruhi rahim, indung telur, dan saluran tuba, dan dapat diteruskan atau ditularkan ke pasangan seksual. Oleh karena itu, deteksi IMS perlu dilakukan.
Tidak hanya membuat tidak nyaman, keputihan yang tidak normal juga bisa menjadi pertanda penyakit yang berbahaya, seperti kanker serviks. Bila keputihan berbau tidak sedap, berwarna kecokelatan atau ada bercak darah, waspadai kanker serviks.
Gejala Awal Kanker Serviks yang Perlu Diwaspadai
Selain keputihan tidak normal, kanker serviks juga bisa ditandai oleh gejala awal berikut ini:
Pemeriksaan yang Perlu Dilakukan
Bila kamu mengalami keputihan yang tidak normal, dokter akan melakukan tes skrining untuk mendeteksi kanker serviks dan sel prakanker yang bisa berkembang menjadi kanker serviks. Beberapa tes skrining yang bisa dilakukan, antara lain:
Bila tes skrining serviks kamu menunjukkan hasil yang tidak normal atau gejala kanker serviks, kamu biasanya akan direkomendasikan untuk menjalani kolposkopi. Ini adalah pemeriksaan untuk mencari kelainan pada leher rahim.
Selain memeriksa serviks, dokter mungkin juga akan mengambil sampel jaringan kecil (biopsi) sehingga bisa diperiksa untuk sel kanker.
Bila terdeteksi pada tahap paling awal, kanker serviks dianggap sebagai salah satu jenis kanker yang paling dapat diobati. Kematian akibat kanker serviks telah menurun secara signifikan dengan peningkatan skrining melalui pemeriksaan pap smear.
Bila kamu ingin melakukan pemeriksaan untuk kanker serviks, kamu bisa periksa dan konsultasi dengan dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di RSU Wajak Husada. Dan kamu juga bisa tes Pap Smear dan Vaksin kanker serviks di RSU Wajak Husada. Yuk Nikmati layanan pendaftaran online lebih mudah langsung mendapat nomor antrian poli via whatsapp melalui nomor berikut wa.me/6282334145073
Informasi Layanan RSU Wajak Husada
☎️ 0341 8221030
📞 wa.me/6281230733939
📍Jl. Raya Kidangbang No.02, RT.16/RW.05, Kidangbang, Wajak, Malang
🔎https://www.rsuwajakhusada.com/
Social Media Kami
Tiktok : rsu_wajakhusada1
Facebook : RSU Wajak Husada
Instagram : rsuwajakhusada
Youtube : RSU Wajak Husada
Ramah, Berkualitas, Bersahabat
www.rsuwajakhusada.com
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Dion Juniar Fitra, Sp.OG
Terakhir diubah: 19 Jun, 2024 10:02

