
Penyakit Tulang pada Lansia
Tulang sangat dibutuhkan untuk menjalani berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk dalam menopang beban saat sedang berdiri, duduk, berjalan, dan lain sebagainya. Secara umum, degenerasi atau penurunan fungsi pada tulang dimulai secara perlahan dan sering kali tidak dirasakan.
Seiring berjalannya waktu, degenerasi ini dapat semakin memburuk dan jika tidak segera ditangani, dapat memicu munculnya beberapa penyakit tulang pada lansia, seperti:
1. Osteoporosis
Osteoporosis adalah salah satu penyakit tulang yang paling umum terjadi pada lansia,ditandai dengan penurunan kepadatan tulang dan kehilangan jaringan tulang. Osteoporosis dapat meningkatkan risiko patah tulang, terutama pada tulang yang digunakan untuk menopang beban berat seperti pinggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan.
Gangguan kesehatan pada lansia ini dapat dicegah dengan aktif berolahraga minimal 30 menit per hari serta mencukupi kebutuhan kalsium dan vitamin D untuk mempertahankan kepadatan tulang.
2. Osteoarthritis
Osteoarthritis adalah bentuk arthritis yang paling umum terjadi pada orang lanjut usia. Penyakit tulang pada lansia ini disebabkan oleh kerusakan tulang rawan yang terjadi alami seiring bertambahnya usia. Selain usia lanjut, terdapat beberapa faktor risiko lain yang dapat meningkatkan kemungkinan kemungkinan seseorang mengalami osteoarthritis, yang meliputi:
3. Rheumatoid Arthritis
Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang umum ditemukan pada lansia. Penyakit ini dapat menyebabkan peradangan pada sendi. Penyebab pasti dari rheumatoid arthritis masih belum diketahui, namun seseorang dengan faktor genetik tertentu lebih berisiko mengalami kondisi ini, bahkan sebelum menginjak usia lanjut.
Penyakit tulang pada lansia yang juga dikenal dengan sebutan rematik ini dapat menyebabkan nyeri, kekakuan, dan pembengkakan pada sendi, sehingga kualitas hidup penderitanya pun menurun karena keterbatasan gerakan yang dialami.
4. Osteomalasia
Osteomalasia terjadi ketika tulang menjadi lunak dan rapuh sehingga lebih mudah mengalami retak atau patah. Adapun penyebab utama osteomalasia adalah kurangnya asupan vitamin D dan mineral penting lain, seperti kalsium dan fosfat.
Risiko osteomalasia pada orang lanjut usia dapat meningkat karena kemampuan tubuh dalam proses sintesis vitamin D dari sinar matahari mulai mengalami penurunan. Kondisi ini umumnya dapat ditangani dengan berjemur, mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D dan kalsium, serta mengonsumsi tambahan suplemen sesuai dengan anjuran dokter.
5. Osteonekrosis
Osteonekrosis, atau kematian tulang, dapat terjadi ketika suplai darah ke tulang berkurang atau terhambat. Kondisi ini dapat diakibatkan oleh trauma pada tulang, patah tulang akibat osteoporosis, diabetes, kelainan darah, ataupun penggunaan obat-obatan yang mengandung steroid pada pasien dengan penyakit kronis Akibatnya, seiring berjalannya waktu, tulang pun akan melemah atau bahkan hancur.
6. Osteomyelitis
Osteomyelitis adalah infeksi tulang yang dapat disebabkan oleh bakteri atau jamur. Penyakit tulang pada lansia ini umum ditemukan karena peningkatan insiden beberapa jenis penyakit kronis, penyakit vaskular, atau pun penurunan kesehatan gigi.
Kondisi-kondisi tersebut dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi yang kemudian dapat meningkatkan risiko infeksi pada tulang. Beberapa contoh kondisi yang dapat menyebabkan kondisi ini.adalah adanya riwayat operasi atau pengobatan imunosupresi, serta penyakit tertentu, seperti diabetes melitus, masalah gigi, dan penyakit arteri perifer.
7. Gangguan Mikrokristal
Gangguan mikrokristal merupakan penyakit yang risikonya meningkat seiring bertambahnya usia. Adapun salah satu contoh yang sering ditemui pada lansia adalah penyakit gout atau penyakit asam urat. Penyakit ini merupakan jenis peradangan artritis yang umum terjadi pada populasi lanjut usia.
Kondisi ini berasal dari penumpukan asam urat yang berlebihan dan membentuk kristal di dalam sendi, dan dapat menyebabkan gejala yang mengganggu kualitas hidup penderitanya seperti bengkak, rasa sakit, kekakuan, dan kemerahan pada sendi yang terdampak.
Jika sobat sehat memiliki masalah terkait sendi atau tulang bisa bertanya langsung pada dokter spesialis tulang RSU Wajak Husada.
Nikmati layanan pendaftaran online lebih mudah langsung mendapat nomor antrian poli via whatsapp melalui nomor berikut wa.me/6282334145073
informasi untuk Jadwal Poli Spesialis Orthopedi (Tulang)
dr. Dommy Pradana Putra, Sp.OT
Hari Senin & Rabu, Pukul 15.00 WIB - Selesai
Informasi Layanan RSU Wajak Husada
☎️ 0341 8221030
📞 wa.me/6281230733939
📍Jl. Raya Kidangbang No.02, RT.16/RW.05, Kidangbang, Wajak, Malang
🔎https://www.rsuwajakhusada.com/
-------------------------
Social Media Kami
Tiktok : rsu_wajakhusada1
Facebook : RSU Wajak Husada
Instagram : rsuwajakhusada
Youtube : RSU Wajak Husada
.
Ramah, Berkualitas, Bersahabat
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Domy Pradana Putra, Sp.OT
Terakhir diubah: 28 Nov, 2023 07:54

