
Penyakit yang berhubungan dengan kolesterol biasanya disebabkan oleh jumlah kolesterol yang cukup tinggi. Penyakit jantung, salah satu penyakit yang penyebab utamanya adalah kolesterol tinggi. Pasalnya, kolesterol atau zat berlemak dapat menyumbat arteri yang kemudian mampu mengganggu aliran darah. Akibatnya, seseorang bisa mengalami penyakit jantung atau stroke.
Walaupun lebih jarang daripada kolesterol tinggi, kolesterol yang terlalu rendah juga bisa menyebabkan sejumlah kondisi medis. Jika kolesterol tinggi berhubungan erat dengan penyakit jantung, kolesterol rendah dapat menjadi faktor dalam kondisi medis lainnya, seperti kanker, depresi, dan kecemasan. Berikut ini efek yang bisa dialami oleh tubuh ketika jumlah kolesterol dalam tubuh terlalu rendah.
Dampak Kolesterol Rendah
Faktanya, jumlah kolesterol yang rendah memang lebih baik daripada kolesterol tinggi untuk sebagian besar waktu. Namun, ketika angkanya turun menjadi sangat rendah, kamu harus waspada. Melansir dari Healthline, efek pasti dari kolesterol rendah untuk kesehatan sebenarnya masih terus dipelajari. Namun, sejauh ini kondisi kolesterol rendah tampaknya berdampak negatif terhadap kesehatan mental.
Studi dari Universitas Duke tahun 1999 menemukan, seseorang yang kolesterolnya rendah lebih cenderung memiliki gejala depresi dan kecemasan. Alasannya, kolesterol di dalam tubuh terlibat dalam pembuatan hormon dan vitamin D, sehingga ketika kadarnya rendah dapat mempengaruhi kesehatan otak. Seperti yang diketahui bahwa vitamin D penting untuk pertumbuhan sel. Ketika jumlah vitamin ini tidak memadai, maka sel-sel otak mulai berkurang yang menyebabkan kecemasan atau depresi.
Dikutip dari Healthline, studi lain pada tahun 2012 yang dipresentasikan di American College of Cardiology Scientific Sessions menemukan hubungan antara kolesterol rendah dan risiko kanker. Namun, studi ini masih harus diteliti lebih lanjut. Selain itu, wanita hamil yang mengalami kolesterol rendah berisiko lebih tinggi melahirkan bayi prematur atau bayi dengan berat badan lahir rendah. Lantas, seperti apa gejala kolesterol rendah?
Gejala Kolesterol Rendah
Bagi orang-orang yang memiliki kadar kolesterol LDL tinggi, sering tidak mengalami gejala sampai serangan jantung atau stroke terjadi. Ketika arteri koroner mengalami penyumbatan, seseorang dapat mengalami sakit dada karena berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Namun, kolesterol rendah tidak menyebabkan nyeri dada yang menandakan penumpukan zat lemak di arteri.
Karena kolesterol rendah berhubungan erat dengan depresi dan kecemasan, maka seseorang yang dengan kolesterol rendah mungkin akan mengalami gejala depresi dan kecemasan, seperti:
jika kamu mengalami salah satu dari gejala di atas, segera lakukan pemeriksaan ke Dokter Spesialis Penyakit dalam di RSU Wajak Husada. Nikmati layanan pendaftaran online lebih mudah langsung mendapat nomor antrian poli via whatsapp melalui nomor berikut wa.me/6282334145073
Informasi Jadwal Poli Spesialis Penyakit Dalam
dr. Gerry Permadi, Sp.PD
⏰Hari Senin, Rabu & Kamis , Pukul 07.30 - 09.00 WIB
dr. Arde Evatta, Sp.PD
⏰Senin & Selasa pukul 14.00 - 16.00 WIB
⏰Jumat & Sabtu pukul 07.00 - 09.00 WIB
Informasi Layanan RSU Wajak Husada
☎️ 0341 8221030
📞 wa.me/6281230733939
📍Jl. Raya Kidangbang No.02, RT.16/RW.05, Kidangbang, Wajak, Malang
🔎https://www.rsuwajakhusada.com/
Social Media Kami
Tiktok : rsu_wajakhusada1
Facebook : RSU Wajak Husada
Instagram : rsuwajakhusada
Youtube : RSU Wajak Husada
Ramah, Berkualitas, Bersahabat
sumber : halodoc
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Arde Evatta, Sp.PD
Terakhir diubah: 06 Mar, 2024 08:28

