
Apa itu Tukak Lambung?
Tukak lambung adalah peradangan pada lambung yang terjadi karena adanya luka terbuka atau ulkus pada lapisan dinding lambung. Normalnya, lambung memiliki dinding pelindung yang dilapisi oleh lendir tebal untuk melindungi jaringan dinding dari kuatnya efek cairan asam lambung. Apabila terjadi penurunan produksi lapisan lendir, maka kondisi ini bisa menyebabkan asam lambung merusak jaringan yang melapisi lambung hingga menimbulkan luka dan terjadilah tukak lambung.
Penyebab Tukak Lambung
Tukak atau luka pada lambung terjadi ketika fungsi proteksi dinding lambung menurun sehingga mudah terkikis oleh paparan asam yang diproduksi lambung. Beberapa hal yang dapat menyebabkan penurunan fungsi proteksi dinding lambung adalah:
1. Infeksi Bakteri Helicobacter Pylori
Infeksi bakteri H. pylori sering kali disebut sebagai penyebab utama tukak lambung. Bakteri ini bertanggung jawab atas sekitar 60% kasus tukak lambung dan 90% kasus tukak duodenum.
Infeksi terjadi ketika bakteri H. pylori hidup di lapisan mukus saluran cerna yang kemudian menghasilkan bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi serta peradangan. Iritasi dan peradangan tersebut menyebabkan lapisan mukus pelindung lambung terurai, sehingga asam lambung lebih mudah melukai jaringan lambung.
2. Penggunaan Obat Antiinflamasi Non-steroid
Penggunaan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) disertai obat kortikosteroid dalam waktu yang lama atau dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan lapisan mukus menipis. Sehingga memicu terjadinya tukak lambung.
3. Penyebab Lain
Penyakit tukak lambung dapat disebabkan oleh kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebih dan dalam jangka waktu panjang.
Gejala Tukak Lambung
Gejala utama tukak lambung hampir sama dengan maag, yaitu nyeri pada ulu hati. Akan tetapi, nyeri pada tukak lambung memiliki beberapa karakteristik, seperti:
1. Berlangsung selama beberapa menit hingga jam.
2. Hilang timbul dalam beberapa hari, minggu, bahkan bulan.
3. Gejala mereda setelah mengonsumsi obat atau makanan, tetapi akan muncul kembali selang beberapa waktu.
4. Gejala memburuk di saat-saat tertentu, seperti waktu makan, pagi hari, atau malam hari.
5. Rasa nyeri bertambah saat perut dalam keadaan kosong.
Beberapa gejala lain yang umumnya dirasakan oleh penderita tukak lambung adalah sebagai berikut:
1. Mual dan muntah.
2. Perut kembung.
3. Kehilangan nafsu makan.
4. Lemas.
5. Kesulitan menarik napas.
6. Merasakan sensasi terbakar di dada.
7. Mudah kenyang.
8. Penurunan berat badan.
9. Sering bersendawa
Komplikasi Tukak Lambung
Apabila tidak segera ditangani dengan tepat, beberapa komplikasi yang bisa terjadi akibat tukak lambung adalah:
1. Obstruksi lambung (tukak memperlambat pergerakan sistem pencernaan).
2. Perforasi lambung (tukak berkembang menjadi lubang pada dinding lambung).
3. Peritonitis (peradangan peritoneum atau selaput tipis pembatas dinding perut bagian dalam).
4. Perdarahan organ pencernaan ringan atau berat hingga membutuhkan transfusi darah. Perdarahan biasanya ditandai dengan gejala muntah atau BAB berdarah.
Cara Mengobati Tukak Lambung
Tukak lambung dapat diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Dokter biasanya akan menganjurkan pasien untuk mengonsumsi beberapa jenis obat berikut selama 7-14 hari.
1. PPI (Penghambat Pompa Proton) yang berfungsi menurunkan produksi asam lambung dan meredakan gejala tukak lambung.
2. Antagonis H2 yang berguna untuk menurunkan produksi asam lambung.
3. Bismuth subsalicylate yang berfungsi melapisi dan melindungi luka dari asam lambung.
4. Antibiotik diberikan untuk membunuh bakteri H. pylori penyebab tukak lambung.
Cara mengatasi tukak lambung tidak hanya dilakukan secara medis. Pasien perlu melakukan perawatan di rumah untuk mencegah tukak lambung kambuh kembali dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti:
1. Menghentikan kebiasaan merokok.
2. Mengelola stres dengan baik.
3. Istirahat yang cukup.
4. Mengonsumsi sayur, buah, dan biji-bijian yang kaya akan vitamin dan mineral.
5. Menghindari makanan dan minuman pantangan asam lambung.
6. Menjaga berat badan ideal.
7. Makan dengan porsi kecil tetapi sering.
Pencegahan Tukak Lambung
Tukak lambung dapat terjadi pada siapa saja, terutama jika Anda memiliki pola makan yang kurang baik. Beberapa langkah yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan tukak lambung adalah sebagai berikut:
1. Mengurangi kebiasaan merokok.
2. Membatasi konsumsi alkohol.
3. Menjaga kebersihan makanan yang akan dikonsumsi.
4. Menghindari makanan mentah, seperti daging mentah.
5. Berhati-hati dalam menggunakan obat antiinflamasi non-steroid.
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Arde Evatta, Sp.PD
Terakhir diubah: 21 Jul, 2023 14:19

