
Jantung Bengkak atau kardiomegali adalah pembengkakan jantung yang membuat ukurannya menjadi lebih besar dari ukuran jantung normal. Pembesaran jantung dapat disebabkan oleh kondisi yang menyebabkan jantung memompa darah lebih keras dari biasanya sehingga merusak otot jantung, misalnya pada saat berolahraga berat dengan intensitas yang rutin. Meskipun tidak selalu disebabkan oleh penyakit, namun jantung bengkak juga bisa menjadi sebuah tanda dari kondisi klinis atau penyakit tertentu yang serius.
Penyebab Pembengkakan Jantung
Pembesaran jantung terjadi sebagai respons jantung atas adanya perubahan pada kondisi atau beban kerja jantung yang menyebabkan jantung memompa lebih keras dari biasanya atau yang merusak otot jantung. Kondisi ini juga mungkin diakibatkan oleh tekanan pada tubuh dalam jangka pendek, misalnya pada masa kehamilan yang disebutkan sebagai kardiomiopati peripartum atau kelainan otot jantung. Kondisi ini umumnya berlangsung sementara, namun apabila tidak ditangani dengan segera dapat menyebabkan terjadinya kelainan jantung yang permanen, bahkan menimbulkan kondisi yang serius hingga menyebabkan kematian.
Masalah kesehatan lain yang juga dapat menyebabkan jantung bengkak meliputi:
Terkadang jantung menjadi lebih besar dan menjadi lemah karena alasan yang tidak diketahui. Adanya riwayat anggota keluarga dengan jantung bengkak juga merupakan salah satu faktor risiko terjadinya jantung bengkak.
Terdapat dua jenis jantung bengkak berdasarkan penyebabnya:
Deteksi Pembengkakan Jantung (Kardiomegali)
Terdapat berbagai metode yang digunakan untuk mendeteksi jantung bengkak. Pemeriksaan ini sekaligus bertujuan untuk menentukan penyebabnya sehingga dapat diberikan penanganan lebih lanjut yang tepat. Modalitas pemeriksaan yang dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis antara lain:
Radiologi yakni pencitraan dengan foto rongent (X-ray), MRI atau CT-Scan untuk melihat bentuk, ukuran, dan kelainan pada struktur jantung.
Ekokardiogram yakni penggunaan teknologi gelombang suara dengan minimal efek samping dan risiko untuk melihat gambar jantung yang sedang berdetak sehingga dokter bisa mengamati ukuran dan ruang-ruang jantung, bentuk dan fungsi katup, serta kemungkinan adanya gangguan lain.
Elektrokardiogram (EKG) yakni perekaman aktivitas kelistrikan jantung untuk mengevaluasi aliran listrik dan irama jantung.
Gejala Pembengkakan Jantung
Meskipun tidak selalu menunjukkan gejala, terdapat beberapa gejala yang sering ditemukan dan dikeluhkan oleh pasien dengan jantung bengkak antara lain:
Terapi Pembengkakan Jantung
Penanganan utama untuk menangani gejala dan mencegah perjalanan penyakit ke tahap yang lebih lanjut adalah dengan pemberian obat-obatan. Beberapa tindakan medis terkadang diperlukan untuk menangani penyebab pembengkakan jantung seperti:
Pencegahan Pembengkakan Jantung
Pemeriksaan kesehatan yang rutin sangatlah penting. Hal ini diharapkan dapat mengidentifikasi sedini mungkin adanya pembesaran jantung ataupun kelainan-kelainan yang menjadi faktor risiko dan penyebab pembengkakan jantung sehingga dapat ditangani segera sebelum menyebabkan hal-hal yang fatal.
Pola hidup sehat merupakan hal utama dalam pencegahan terjadinya jantung bengkak. Pola hidup sehat yang dapat dilakukan seperti:
Penerapan pola hidup sehat diharapkan dapat mencegah timbulnya faktor-faktor risiko penyakit jantung seperti hipertensi, diabetes, obesitas, dan dislipidemia atau kelainan kadar kolesterol.
Nikmati layanan pendaftaran online lebih mudah langsung mendapat nomor antrian poli via whatsapp melalui nomor berikut wa.me/6282334145073
Informasi Layanan RSU Wajak Husada
☎️ 0341 8221030
📞 wa.me/6281230733939
📍Jl. Raya Kidangbang No.02, RT.16/RW.05, Kidangbang, Wajak, Malang
🔎https://www.rsuwajakhusada.com/
Social Media Kami
Tiktok : rsu_wajakhusada1
Facebook : RSU Wajak Husada
Instagram : rsuwajakhusada
Youtube : RSU Wajak Husada
Ramah, Berkualitas, Bersahabat
www.rsuwajakhusada.com
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Kartika Siwi Proboretno, Sp. JP
Terakhir diubah: 17 Nov, 2023 14:27

