
Muncul bentol-bentol berwarna merah atau putih di kulit dan terasa gatal? Itu artinya kamu mengalami biduran. Dikenal juga dengan istilah medisnya yaitu urtikaria, biduran merupakan reaksi kulit yang umumnya disebabkan oleh alergi. Kondisi kulit ini biasanya terjadi pada wajah, badan, lengan, atau kaki. Namun, kamu sebaiknya tidak menyepelekan biduran, karena menurut para ahli, kondisi ini juga bisa disebabkan karena adanya penyakit yang perlu diwaspadai.
Apa itu Biduran
Biduran sebenarnya merupakan kondisi yang umum dialami oleh semua orang dari berbagai kalangan usia. Namun, biduran lebih sering terjadi pada anak-anak dan wanita yang berusia sekitar 30–60 tahun. Orang yang memiliki alergi juga berisiko tinggi untuk terkena biduran.
Ada beberapa jenis biduran atau urtikaria,yaitu:
Gejala Biduran
Gejala utama biduran adalah munculnya bilur berwarna merah atau putih yang terasa gatal. Selain gatal, ruam ini juga bisa terasa perih dan menyengat. Ruam ini bisa muncul di seluruh bagian tubuh, termasuk pada bibir, lidah, tenggorokan, dan telinga. Gejalanya bisa berlangsung selama beberapa jam sampai beberapa hari.
Penyebab Biduran
Penyebab biduran yang pasti masih belum diketahui. Namun, umumnya biduran disebabkan oleh beberapa hal berikut:
Sementara itu, penyebab munculnya bilur pada kulit saat biduran adalah karena meningkatnya kadar histamin dan senyawa kimia lain yang dilepaskan oleh lapisan di bawah kulit. Hal itu menyebabkan pembengkakan jaringan. Histamin kadang-kadang juga bisa menyebabkan bocornya cairan plasma dari pembuluh darah, sehingga terjadi penumpukan cairan atau angioedema. Kelebihan cairan inilah yang menyebabkan kulit bengkak dan terasa gatal.
Beberapa faktor seperti konsumsi minuman beralkohol atau berkafein, stres, dan suhu udara panas juga bisa membuat kondisi biduran semakin parah.
Penyakit yang Bisa Menyertai Biduran
Saat kamu terkena biduran, ada kemungkinan kamu juga akan mengalami angioedema. Angioedema adalah pembengkakan pada lapisan kulit yang lebih dalam. Pembengkakan ini biasanya terjadi pada bagian mata, bibir, dan alat kelamin. Selain itu, biduran juga bisa berkembang menjadi anafilaksis, yaitu reaksi alergi yang parah yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kematian.
Cara Mengobati Biduran
Biduran tidak memerlukan pengobatan khusus. Gejala-gejala biduran juga akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, bila kamu merasa terganggu dengan rasa gatalnya, kamu bisa mengonsumsi obat antihistamin. Sedangkan bila kondisi semakin parah, maka konsumsilah tablet kortikosteroid.
Bila kamu mengalami gejala-gejala yang dicurigai sebagai gejala biduran, segera lakukan pemeriksaan ke Dokter Spesialis kulit di RSU Wajak Husada. Nikmati layanan pendaftaran online lebih mudah langsung mendapat nomor antrian poli via whatsapp melalui nomor berikut wa.me/6282334145073
Informasi Jadwal layanan Poli Spesialis Kulit dan Kelamin
dr. Inneke Yulian, Sp.KK
⏰Rabu & Jumat , Pukul 12.00 -14.00 WIB
dr. Rizki Rahmadi Hutomo, Sp. D.V.E
⏰Senin, Selasa & Kamis , Pukul 14.00 -16.00 WIB
Informasi Layanan RSU Wajak Husada
☎️ 0341 8221030
📞 wa.me/6281230733939
📍Jl. Raya Kidangbang No.02, RT.16/RW.05, Kidangbang, Wajak, Malang
🔎https://www.rsuwajakhusada.com/
Social Media Kami
Tiktok : rsu_wajakhusada1
Facebook : RSU Wajak Husada
Instagram : rsuwajakhusada
Youtube : RSU Wajak Husada
Ramah, Berkualitas, Bersahabat
www.rsuwajakhusada.com
Ditulis oleh: Admin RSU Wajak Husada
Ditinjau oleh: dr. Inneke Yulian, Sp.KK
Terakhir diubah: 07 Feb, 2024 08:25

